Pohon kelor dikenal angker, karena banyak tumbuh di
pemakaman, konon daunnya berguna untuk mengusir jin, setan, sihir, santet, dan
ilmu hitam, selain dimasak untuk sayur.
Tapi tahukah kita tentang manfaat kesehatan yang diambil
dari daun kelor? Meski bentuknya kecil, daun kelor memiliki manfaat yang sangat
besar bagi kesehatan. Ampas daunnya bila diseduh juga bisa digunakan sebagai
masker wajah, yang akan membuatnya mulus dan kinclong.
Karena itulah belakangan semakin banyak orang yang
menawarkan produk-produk daun kelor di toko-toko dalam jaringan atau online.
Bentuknya pun beragam, mulai dari daun kering yang bisa diseduh seperti teh,
bubuk, kapsul, sampai stek batang pohon kelor bagi yang ingin menanam. Harganya
pun cukup mahal. Bubuk daun kelor misalnya, dijual sekitar Rp 25 ribu per 100
gram atau Rp 100 ribu per 500 gram.
Salah seorang yang tertarik memproduksi bubuk daun kelor
adalah M. Ferry Wong, yang juga dikenal sebagai pakar pengobatan tradisional
Cina. Untuk keperluan ini, Wong menanam sendiri pohon kelor untuk dipetik
daunnya dan kemudian dikeringkan dan dibuat bubuk.
Kenapa tertarik berbisnis daun kelor? "Sebenarnya bukan
tertarik tapi manfaat daun kelor ini sangat banyak sehingga berguna bagi pasien
dalam pengobatan maupun penyehatan tradisional. Dalam praktek sehari-hari,
pasien memang disarankan untuk meramu tumbuhan-tumbuhan (jamu) dalam rangka
mengurangi keluhan yang dirasakan," jelas Wong.
Saat ini ia hanya punya satu pohon kelor yang bertahan hidup
dari enam bibit yang ditanam pada 2016. Lima bibit lainnya diserang hama dan
rayap.
"Pohon kelor membutuhkan sinar matahari langsung dan
tempat yang cukup panas. Saya ada rencana membuat budidaya pohon kelor di area
Bogor, semoga lekas terlaksana tahun depan karena dalam 1 tahun pohon kelor
dapat berkembang setinggi 10 meter dari bibit setinggi 1 meter," ungkap
Wong.
Pria asal Singkawang, Kalimantan Barat, itu pun menjelaskan
manfaat daun kelor yang semakin banyak peminatnya.
"Manfaat banyak sekali karena daun kelor mengandung
vitamin A, B, C, kalium, kalsium, protein, zat besi, yang secara tradisional
berguna untuk meningkatkan imunitas tubuh, kesuburan, melancarkan ASI, dan awet
muda. Bahkan sebagian masyarakat percaya daun kelor dapat menangkal hal mistis,
seperti menghilangkan kekebalan ilmu tertentu hingga antisantet atau
tenung," papar Wong.
Menurutnya, para pasien maupun teman-temannya menyambut baik
khasiat daun kelor, bahkan beberapa meminta bibit untuk ditanam. Cara
pembibitan ada dua macam, dari biji kelor atau dari batang pohon berdiameter
minimal 5 centimeter atau yang sudah tua.
"Produk dalam bentuk teh kelor maupun kapsul sudah
banyak beredar di pasaran dan prospeknya cukup bagus," katanya.
source https://cantik.tempo.co/read/1024233/daun-kelor-bukan-lagi-penghias-kuburan-bisnisnya-kian-marak/full&view=ok

No comments:
Post a Comment